purwakirana.smanmt.sch.id – Pada tahun 2012 di tempat kegiatan yang sangat sakral yakni di Pusat Pendidikan dan Latihan Cabang (PUSDIKLATCAB) yang sekarang dikenal dengan Kantor Kwarcab Bojonegoro.
Pada kegiatan yang disebut dengan Kursus Mahir Tingkat Lanjut (KML) pada ahir bulan desember 2012. Aku menjadi salah satu pesertanya, datang terlambat saat regristrasi karena baru saja perjalanan pulang dari G. Bromo yang mempesona. Di kegiatan inilah Aku kenal sama pembina pramuka purwakirana yang dikenal dengan julukan Kak Purwanto (Kak Pur).
Pada saat itu Aku mewakili atas nama pembina pramuka di SMK Taruna Balen, belum pernah Aku masuk ke arena purwakirana namun hanya sekilas pernah mendengar, dengan melihat wajah dan kesederhanaan Kak Pur, Aku melihat se-isi cerita tentang Purwakirana secara tersirat dari beliau.
Di ahir tahun 2021, Aku bertemu dengan pembina pramuka yang meneruskan perjuangan Kak Pur yakni Kak Ojik (yang dia juga adik kelas Aku). Aku ajak ia ngopi di emperan Kwarcab sambil bercerita ringan dan guyonan. Celetuk Aku katakan “Jik (Kak Ojik), Aku arep daftar PPPK (ASN) ning SMAN MT, piyee ?!”. Dia Jawab “Alhamdulillah,,, iyo kak, cocok, tak dukung sampean masuk kunu, mugo-mugo klebu”.
Dan ahirnya, alhamdulillah desember ahir tahun 2021, Aku dinyatakan LULUS tes PPPK sesuai tempat yang Aku tuju (SMAN MT). Disini awal mulanya canggung, sepertinya Aku belum pantas membawa nama Pramuka Purwakirana yang dari dulu sudah besar dan membanggakan. Nama Purwakirana selalu menjadi seperti aungan singa yang siap menerkam ketika di lapangan, langkahnya diam-diam seperti singa yang mengintai sasarannya.
Aku seperti merasa belum pantas. Namun ternyata kedatangan ku di sambut hangat oleh anggota Pramuka Purwakirana. Mereka seperti haus akan ilmu dan rindu sosok pembina yang se-sederhana Kak Purwanto. Dari sinilah Aku mulai mengenalimu lebih dalam dan semakin dalam.
Ternyata Purwakiran begitu keren, asyik dan tentunya All Can Be Excellent.

Di tulis oleh : Kak Ay (Rohmad Tasrikin)

